Liburan Maksimal di Lombok yang Super Kece

Pakaian Tradisional Suku Sasak
Pakaian Tradisional Suku Sasak

Ok Google : “Empat Hari Liburan mengelilingi Pulau Lombok”

Kira2 Google akan menampilkan apa ya? yang pasti jika ingin Maksimal menikmati Wisata di Pulau Lombok tentu tergantung bagaimana kita mempelajari Peta Wisata Lombok yang memiliki Potensi Wisata berbeda di setiap Kabupatennya. Sebagai Informasi awal, Pulau Lombok adalah Bagian dari Provinsi NTB yang terbagi dalam 4 Kabupaten dan 1 Kotamadya yaitu Kotamadya Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur & Kabupaten Lombok Utara.

Hari Pertama

Perjalanan kali ini kami Mulai dengan mencari Penginapan di Kota Mataram, lokasi penginapan kami tidak jauh dari Islamic Centre yang mana Bangunan Masjid Ini merupakan Landmark Baru Pusat Kota Mataram. Saat kami berkunjung kesini, Bangunan Megah yang sudah mulai dibangun pada tahun 2011 dan di Resmikan pada tahun 2013 ini masih belum selesai sepenuhnya, masih terlihat para pekerja yang sedang melakukan pembenahan termasuk menyelesaikan pekerjaan Paving yang merupakan sarana atau akses untuk menuju ke Lokasi Gedung.

Fotografer2 Kece Ampenan
Fotografer2 Kece Ampenan

Untuk Transportasi di Kota Mataram ini tidak terlalu sulit, kita bisa memilih kendaraan umum baik itu Angkot maupun Taksi. Kebetulan di Perjalanan kali ini saya punya Kenalan Warga Lokal yang juga terbiasa mendampingi Wisatawan untuk mengunjungi Spot – Spot Kece di Pulau Lombok. Om Dedy namanya, Punya Hobi Traveling dan Photography membuat kami yakin akan mendapatkan Momen dan Dokumentasi Hebat selama berwisata di Lombok.

Ambon Goreng & Sunset Paduan Pas Mantap
Ambon Goreng & Sunset Paduan Pas Mantap

Di Hari Pertama, karena waktu sudah agak Sore kami hanya City Tour di Kota Mataram dengan spot Akhir menikmati Sunset di Pantai Ampenan. Pantai Ampenan sendiri merupakan daerah yang selalu ramai setiap sorenya oleh warga yang suka dengan Pesona Sunset sambil Menikmati Hidangan “Ambon Goreng”. Ketika mendengar Ambon Goreng saya agak bingung, ternyata Ambon adalah sebutan lain dari kata Ubi, so Menikmati Ambon Goreng dengan segelas Kopi Hangat sungguh paduan sempurna di sore itu apalagi ditemani dengan rintik Hujan yang membuat suasana bertambah Romantis.

Hari Kedua

Rumah Adat Suku Sasak
Rumah Adat Suku Sasak

Perjalanan dari Kota Mataram menuju Spot hari ini sekitar dua Jam Perjalanan, Lokasi awal adalah di Pusat Kerajinan dan Budaya Lombok Tengah. Om Dedy sebagai Guide memberikan informasi sekilas mengenai Kultur, Mutu Produk hingga Variasi Harga Produk Kerajinan di daerah ini. Rekomendasi nya jika ingin berbelanja sambil mencoba dan melihat tradisi Suku Sasak adalah di Toko Patuh Cooperative. Disini walau saya hanya membeli Syal Khas Lombok tapi kami bisa mencoba Pakaian Adat Suku Sasak dan melihat serta mencoba langsung bagaimana Proses Menenun kain.

Desa Wisata Sade
Desa Wisata Sade

Lanjut Ke Spot selanjutnya yang pasti dikunjungi Wisatawan ketika ke Lombok Tengah adalah Desa Adat Wisata Sade Rambitan. Ketika masuk ke Desa kita akan diminta memberikan sumbangan seikhlasnya untuk menjaga dan mendukung lestarinya tempat wisata ini. Selanjutnya akan ada Guide Lokal yang merupakan warga setempat akan mengantarkan kita berkeliling sambil menceritakan sejarah di Desa Adat Wisata Sade. Kami juga masuk dan melihat isi dalam rumah adat Suku Sasak yang sampai sekarang masih dihuni secara turun temurun. Di Desa Adat Sade juga ada Mushola yang unik karena desain konstruksinya yang masih menggunakan bahan – bahan dari alam.

Pantai Batu Payung
Pantai Batu Payung

Puas dengan Wisata Budaya dan membeli beberapa Produk Kerajinan Khas Suku Sasak saatnya menikmati Wisata Pantai. Pantai Batu Payung merupakan Pantai dengan ciri Khas Karang Besar Berbentuk Payung di Pesisir Pantainya. Jika ingin melihat suasana Pantai Batu Payung , kita bisa mendaki Bukit yg berada di dekat Batu Payung tersebut dan ketika berada diatas akan terlihat View Lautan Lepas dan keindahan Bukit – bukit yang terhampar di sekitaran Pantai Batu Payung.

View Pantai Tanjung Aan Dari Bukit Merese
View Pantai Tanjung Aan Dari Bukit Merese

Lima Belas Menit dari Pantai Batu Payung kita menuju ke Bukit Merese yang berada di Sebelah Barat Pantai Tanjung Aan, sebenarnya di Bukit ini lebih cocok untuk menikmati Sunset tapi pesona Gradasi Air Laut yang bewarna Hijau Tosca ke warna Biru Laut bisa kita lihat dari Atas Bukit sehingga membuat kita tak perlu Menunggu Sunset untuk Bisa mendapatkan Pesona Pantai Tanjung Aan secara Maksimal.

Sunset di Selong Belanak
Sunset di Selong Belanak

Target satu Destinasi lagi untuk hari ini, masih ada tersisa waktu satu jam sebelum Sunset, Om Dedy Mengajak Kami Bergegas menuju Pantai Selong Belanak. Dan sesuai Rencana ketika kami sampai di Pantai Selong Belanak, Matahari Mulai Berangsur Mengundurkan Diri untuk berganti Tugas Jaganya. Pukul 6 Sore yang begitu Menggoda, dengan Hamparan Pasir Putih dan Pemandangan Nelayan yang masih berada di sekitaran Pantai dikelilingi oleh Bukit – bukit membuat suasana disini begitu Alami. Tak salah rasanya jika Om Dedy mengajak kami kemari walau jalan yang dilalui naik turun dan berliku – liku tapi hasil dari Perjalanan yg Panjang hari ini ditutup dengan Keindahan dan Kensunyian pantai yang dibalut dengan musik Deburan Ombak.

Hari Ketiga

View Pantai Seger
View Pantai Seger

Seger Hill adalah Destinasi Pertama hari ini, sesuai namanya View dari Bukit Seger sungguh membuat Segar Mata memandang. Untuk melihat secara keseluruhan view Pantai Seger kita ditantang untuk mendaki 2 Bukit yang ada di Pantai Seger Ini. Track nya cukup membuat napas terengah, perlu menarik napas setiap dua puluh kali melangkah agar kadar oksigen didalam tubuh bisa di refresh kembali. Dua Bukit Seger (Seger 1 & Seger 2) menyajikan View yang berbeda, masing2 memiliki keunikan dan keindahan yang pastinya bagi penggemar selfie akan menjadikan spot ini sebagai salah satu tempat eksotis untuk dijadikan stock foto kecenya.

Pantai Mawun
Pantai Mawun

Puas dengan yang Seger kita lanjut ke Pantai Mawun, nama Pantai ini agak jarang terdengar sehingga jarang dikunjungi oleh Wisatawan, mungkin disebabkan karena kurangnya Promosi. Pantai Mawun berada di antara Pantai Kuta Lombok & Pantai Selong Belanak, Lokasinya cukup tersembunyi dan karena jarang dikunjungi membuat pantai ini super bersih dengan airnya yang bewarna biru Jernih. Ombak juga tidak terlalu besar karena lokasi pantai yg berada di Teluk sehingga ombak besar tidak sampai ke Tepi Pantai. Di Pantai ini cukuplah untuk mengisi energi dengan air Kelapa setelah sebelumnya naik turun Dua Bukit.

Tlawas Beach si Pantai Eksotis
Tlawas Beach si Pantai Eksotis

Lokasi Ketiga, menurut Info om Dedy Lokasi ini yang paling menguras Tenaga. Lokasinya Lumayan Jauh dan akses masuk yang tidak bersahabat dengan kendaraan Roda Empat. Tapi karena embel – embel nya ini adalah Mini Raja Ampat Versi Lombok maka tidak ada kata mundur. Tlawas Beach namanya, Keunikan nya adalah Bebatuan Terjal dengan Ombak yang menghantam Begitu Kerasnya. Extra Hati – Hati begitu saran ketika berada disini, karena Ombak yang datang sangat tidak terduga dan jika terbawa ombak tidak ada ada yang bisa menyelamatkan karena tidak ada Baywatch maupun Lifeguard yang akan menolong. Untuk mencapai Spot aman kita harus berjalan dan menyusun bebatuan agar bisa naik atau turun melompat seperti Ninja Hatori. Ternyata dibalik kekejaman Ombak masih ada kelembutan Pasir yang bisa kita temui untuk sejenak menikmati indahnya nikmat dari sang Kuasa.

OTW Gili Trawangan
OTW Gili Trawangan

Mini Raja Ampat Versi Lombok adalah Akhir dari Destinasi hari ini, jika sesuai rencana hari ini sebenarnya kita akan Snorkeling di lokasi tiga Gili, namun pesona Tlawas Beach akhirnya mengalahkan niat mengelilingi tiga Gili, hingga rute besok dipotong hanya mengelilingi Gili Trawangan demi bisa menyempatkan waktu menikmati Pesona Pulau Lombok lainnya.

Hari Keempat

Welcome to Gili Trawangan
Welcome to Gili Trawangan

Yeay.. The Heaven of Lombok, Gili Trawangan Here we Are.. Tanpa membuang waktu di Pagi hari kami langsung menyewa Sepeda untuk meng-Explore keindahan Gili Trawangan. Gowes Manja Kali ini sungguh berkesan karena sambil Gowes kita akan melihat hamparan Laut biru beserta suasana indahnya pagi di Gili. Sambil mampir di Spot Spot Kece untuk berfoto , Pesona Ayunan dengan Background Gunung Agung di Bali, Berpacu dan Balapan dengan Cidomo serta Numpang Foto di Kafe2 Keren yang ada di sepanjang jalan akan menjadi kesenangan tersendiri bagi Pelancong seperti kami.

Pukul 09.00 kami Check Out Hotel, belum puas memang menikmati hari di Gili tapi apa boleh buat, Om Dedy masih menawari kami dengan Pesona Air Terjun dan Gunung Rinjani yang konon katanya akan membuat kami awet muda Hahhaha.

Jalur Tracking di Wisata Air Terjun
Jalur Tracking di Wisata Air Terjun

Dari Pelabuhan Gili menuju ke Wisata Air Terjun memakan waktu kurang lebih 2.5 jam. Wisata ini di sebut Wisata dingin karena kita akan menikmati dinginnya udara di Bawah Kaki Gunung Rinjani dan pastinya akan berbeda dengan Wisata sebelumnya yang Super Hot karena sebelumnya kita meng-Explore Pantai – pantai di Lombok yang disinari dengan teriknya matahari serta peluh yang mengucur.

Zona Basah - Basahan
Zona Basah – Basahan

Air Terjun Tiu Kelep dan Sendang Gile berada di Desa Senaru, kedua Air Terjun ini berjarak sekitar 3 Kilometer antara satu sama lainnya dengan posisi Air Terjun Tiu Kelep berada lebih tinggi dari Air Terjun Sendang Gile. Perjalanan yang agak berat adalah menuju ke Air Terjun Tiu Kelep karena kita harus berjalan sekitar 45 menit dari pintu masuk dengan melewati akses yang juga berkontur untuk sampai kesana, namun jangan khawatir semakin jauh kita berjalan akan semakin meningkat juga kadar Oksigen yang segar masuk ke dalam Tubuh. Sepanjang perjalanan kita akan melewati Hutan Lindung nan Asri yang merupakan Bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani.

View Tebing Kelep
View Tebing Kelep

Basah – Basahan dengan Air Terjun sudah, saatnya kita menikmati Secangkir Kopi dan Hangatnya Mie Goreng di Tebing Kelep di Kawasan Kebun Kopi Senaru. Spot ini juga sangat Romantis dengan View Pemandangan Air Terjun Tiu Kelep dan juga Kebun yang dipenuhi dengan berbagai jenis Tanaman, biasanya sebagian Pendaki Gunung Rinjani akan melakukan Tracking dengan Start Point dari Daerah ini.

Wisata Desa Sembalun
Wisata Desa Sembalun

Perjalanan belum Berakhir, Om Dedy yang sangat Piawai dan sangat menguasai Medan Jalan mengajak kami ke daerah Lombok Timur untuk menuju ke Desa Sembalun. Sepanjang perjalanan menuju Desa Sembalun kita akan melihat Gagahnya Gunung Rinjani, trasering, hutan dan Pesona Desa pada umumnya. Di Sembalun juga kita akan menemukan Wisata Rumah Adat Suku Sasak namun sudah tidak dihuni lagi selain itu View Pematang Sawah yang eksotis akan membuat kita semakin betah menikmati sore hari disni.

Super Kabut di Sembalun
Super Kabut di Sembalun

Last Destination, Waktunya balik Ke Mataram dan bersiap meninggalkan Pesona Lombok dan segenap Kerinduan mengajak untuk Kembali lagi menikmati Pesona daerah yang belum terjamah, perjalanan menuju Mataram sudah sangat Gelap namun kami harus melewati satu Puncak lagi yaitu Taman Wisata Pusuk Sembalun, jarak Pandang yang hanya lima meter serta tebalnya kabut yang menutupi jalan berkelok – kelok membuat perasaan cukup was – was apalagi untuk melewati Puncak, hanya Garis tengah Jalanlah yang menjadi panduan kita agar tidak melewati batas jalan yang hanya selebar 5 Meter.

Ga salah apabila berwisata bersama om Dedy, Spot Langka nan Istimewa ditambah Estimasi Waktu yang pas membuat Liburan selama Empat Hari di Lombok menjadi Maksimal.

Terima Kasih Lombok
Terima Kasih Lombok

Thanks a Lot Buat Pengalaman berkeliling Pulau Lombok Om Dedy “Tamuku Lombok Tour” semoga Pariwisata di Lombok semakin Pesat dan Nyaman.

Advertisements

6 Comments Add yours

  1. Akut Wibowo says:

    Puas benerrr mas Jogie..
    Plus foto-foto dokumentasinya yang keceh jadi bikin mupeng *ngiler*

    Kapan lagi trip bareng fotografer cetar :D

    1. Jogie says:

      Guide Merangkap Fotografer dengan Pemandangan yg Super Kece.. Kita mah tinggal Pose aja Mas Akut hehhe.. Mari Nge Trip Bareng Yuk Mas..

      1. Akut Wibowo says:

        Nah itu, klop! Hayuk mas.. kami memang masih sabar-sabar dulu nih, puasa dulu ngetrip, nunggu anak anak gedean sikit. Impiannya ngetrip bareng mereka 😄

      2. Jogie says:

        Hehhe.. Amien.. Mudah2an bisa tercapai impiannya..

    1. Jogie says:

      Blm se Kece Bang Uma sih.. :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s